Puisi : Cinta Sejati
By : UnknownKujalani hidup mengaruhi samudra
Mengayuh dayung menjalankan bahtera
Mencari penawar rasa di hati
Mencari makna cinta sejati
Kini ku tahu makna cinta
Cinta bukanlah sekedar rasa
Cinta bukanlah sekedar tutur kata
Dan cinta, bukan sekedar pengorbanan raga
Jika cinta sekedar rasa
Pasti hati kan tersiksa
Jika cinta sekedar ucapan
Manusia pasti dalam kebinasaan
Jika cinta sekedar pengorbanan
Tiada jiwa ini merasa aman
Cinta sejati adalah perasaan
Terungkap dengan ucapan
Tertuang dengan pengorbanan
Mengayuh dayung menjalankan bahtera
Mencari penawar rasa di hati
Mencari makna cinta sejati
Kini ku tahu makna cinta
Cinta bukanlah sekedar rasa
Cinta bukanlah sekedar tutur kata
Dan cinta, bukan sekedar pengorbanan raga
Jika cinta sekedar rasa
Pasti hati kan tersiksa
Jika cinta sekedar ucapan
Manusia pasti dalam kebinasaan
Jika cinta sekedar pengorbanan
Tiada jiwa ini merasa aman
Cinta sejati adalah perasaan
Terungkap dengan ucapan
Tertuang dengan pengorbanan
Tag :
Puisi,
6 Pertanyaan Sang Guru
By : UnknownSuatu hari seorang guru berkumpul dengan murid-muridnya, lalu beliau mengajukan 6 pertanyaan :
Pertanyaan 1 : "Apa yang PALING DEKAT dengan diri kita di dunia ini?"
Muridnya ada yang menjawab : "orang tua", "guru", "teman", "kerabatnya".
Sang gurupun senyum dan menjawab, "Yg paling dekat dengan kita adalah kematian. Sebab kematian adalah PASTI adanya..."
Pertanyaan 2 : "Apa yang PALING JAUH dari diri kita di dunia ini?"
Muridnya ada yang menjawab : "Negara China", "bulan", "matahari".
Tag :
Renungan,
Kemanakah Perginya Doa?
By : UnknownJika berharap uang, ternyata yang datang hutang
Jika meminta kemudahan, yang hadir justru kesulitan
Jika doakan kesehatan, yang hampiri penyakit
Jangan kau tanya mengapa Allah SWT tidak mengabulkan doa
Jangan kau paksa kapan Allah SWT ijabahkan doa
Jangan kau heran mengapa Allah SWT mengabaikan doa
Tapi tanyakan seperti apa tubuh kita berbicara
Tanyakan seperti apa hati kita berkata
Jika meminta kemudahan, yang hadir justru kesulitan
Jika doakan kesehatan, yang hampiri penyakit
Jangan kau tanya mengapa Allah SWT tidak mengabulkan doa
Jangan kau paksa kapan Allah SWT ijabahkan doa
Jangan kau heran mengapa Allah SWT mengabaikan doa
Tapi tanyakan seperti apa tubuh kita berbicara
Tanyakan seperti apa hati kita berkata
Tag :
Renungan,
Menghadapi Masalah
By : UnknownDalam mengarungi kehidupan ini, adakalanya kita dihadapkan pada badai kehidupan. Ada hal yang dapat kita ambil pelajaran dari seekor elang.
Elang mampu terbang tinggi dengan melewati angin yang kencang dan badai menerpanya. Apakah sahabat tau apa yang dilakukan elang saat badai menghampirinya? Ada hal yang menarik disini yang dapat kita pelajari.
Pelajaran Dari Semut
By : Unknown
Di pagi hari yang cerah Beberapa ekor lalat nampak terbang berpesta di atas sebuah tong sampah di depan sebuah rumah mewah. Suatu ketika, anak kecil pemilik rumah mewah itu keluar dan lupa menutup pintu rumah kembali.Karna itulah seekor lalat bergegas terbang dan memasuki rumah mewah itu. Si lalat dengan sigapnya dan tanpa fikir panjang langsung menuju sebuah meja makan yang penuh dengan makanan lezat.
Harapan dan Doa
By : UnknownAku tahu sebaik apapun ku berusaha dan sebanyak apapun amalan yang aku perbuat aku hanyalah manusia biasa yang penuh dengan lupa dan juga dosa. Tetapi kepada-Mu ya Rabb aku pinta, siapapun bidadari yg kau siapkan untukku akan aku terima dengan ikhlas dan semoga akupun bisa menjadi yang terbaik baginya. Karena aku tahu ya Rabb ku mungkin dia jualah yang terbaik untukku dan semoga ya Rabb, semoga dalam naungan cinta-Mu kami dapat bersama dan selalu saling mengingatkan satu dan yang lainnya tentang perintah dan ajaran-Mu. Untuk sebuah cinta suci mulia agar dapat kembali bersua, di surga-Mu kelak.
Sekarang yang dapat aku lakukan hanya berusaha, Insya allah semua yang kulakukan masih tetap berada di jalan yang Engkau ridhoi agar rahmat-Mu senantiasa menghiasi hari-hariku. Kelak akan kuceritakan kembali tentang sebuah kisah ataupun cerita-cerita kehidupan yang selama ini aku lalui, bukan sekarang karena aku yang sekarang berlomba, ya, aku berlomba dengan waktu yang telah aku sia-siakan dan aku buang percuma di hari kemarin.
Tag :
Renungan,





